http://agroteknolog.blogspot.com/ http://agengveni.blogspot.com/ http://Avplantation.blogspot.com/ http://kaweruhjowo.blogspot.com/
Cari Blog Ini
Sabtu, 15 September 2012
S O L U S I
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERMASALAHAN PRODUKSI
1.
Mutu Palm
Product
n Kualitas Pra dan
Pasca proses di Mills
n Kualitas proses
di Mills
n Kualitas TBS/Loose Fruit dari Estate
2.
Mutu TBS diterima PKS
n Kualitas potong
buah di Estate
n Kualitas kutib
berondolan di Estate
n Kecepatan dan kebersihan
evakuasi TBS dan Loose Fruit dari
Estate
3.
Penerimaan TBS/Brondolan per satuan waktu sangat
fluktuatif
n In-Efisiensi
transport TBS Estate
n TBS/Loose Fruit tidak serentak
keluar dan tersebar pada beberapa blok panen.
n Kondisi jalan produksi utama belum siap dalam segala cuaca
4.
Waktu kosong penerimaan di
Mills dibawah jam 12.00 siang.
n TBS dan Loose Fruit terlambat dikeluarkan dalam jumlah yang
memadai dari Blok panen.
n Kondisi jalan
belum siap karena hujan
5.
Fluktuasi produksi kebun antar
waktu tajam
n Pengaruh
pemupukan
n Pengaruh
kecukupan air
n Pengaruh praktek prunning yang
drastis pada waktu tertentu
6.
Produktivitas unit transport
Estate rendah.
n Banyak waktu
tunggu
n TBS/Loose Fruit tidak
terkonsentrasi (lama waktu muat)
7.
Pusingan potong buah tidak stabil
n Output potong buah rendah
n Turn Over TK potong buah tinggi
n Disiplin
penyelesaian hancak lemah
8.
Mutu hancak
n
Lemahnya Supervisi / QC
n
Spain Of Control terlalu lebar
(tidak tajam)
n
Tingkat kesulitan menjalankan tugas dan tanggung
jawab yang diaturkan sistem cukup tinggi (ketergantungan sangat tinggi kepada
dedikasi pelaksana tugas)
PROBLEM PRODUKSI PERKEBUNAN kELAPA SAWIT
1. Mutu Palm Product
n
Tidak stabil dan fluktuatif
n
OER < 24 %
n
FFA > 3,5 %
n
KER < 4,5 %
2.
Mutu TBS diterima PKS
n
Persentasi TBS Unripe,
Under Ripe dan Empty Bunch tinggi.
n
Persentasi Old
Crop tinggi
n
Kontaminasi TBS/Brondolan oleh tanah, pasir, sampah,
tinggi
n
Persentasi Brondolan diterima rendah
n
Freshness rendah
3.
Mutu Transportasi
n Produktivitas unit transport kebun rendah (ton/hari/unit)
n Terjadi waktu kosong penerimaan TBS/Brondolan dikirim dari estate, per
satuan waktu sangat fluktuatif (varian; peak
dengan rata-rata penerimaan sangat tinggi).
n Terjadi waktu kosong penerimaan TBS/Brondolan fresh (panen hari ini) pada waktu dibawah jam 12.00
siang.
4.
Fluktuasi produksi TBS kebun
(ada masa produksi peak dan produksi
rendah yang cukup tajam).
5.
Pusingan potong buah tidak
stabil (interval panjang atau jumlah pusingan per tahun dibawah target)
6.
Mutu hancak potong buah dibawah standard.
n Brondolan tidak
terkutib tinggi
n Janjang matang
tidak dipanen tinggi
n Ha/Pokok tidak
dipanen tinggi

Selasa, 11 September 2012
Pedoman Teknis Tanaman Kelapa Sawit I
PENDAHULUAN
- TUJUAN
Sebagai pedoman umum untuk pihak operasional agronomi dalam melaksanakan
kegiatan teknis budidaya kelapa sawit di seluruh perkebunan.
2. WEWENANG MENGELUARKAN PEDOMAN TEKNIS
Pedoman
teknis budidaya ini disusun dan diterbitkan oleh Management Committee Agronomi
and Research (MCAR)
3. RUANG LINGKUP
a. Petunjuk-petunjuk di dalam pedoman ini wajib
dilaksanakan. Jika ada hal yang kurang jelas agar meminta penjelasan dari
atasan langsung yang bersangkutan.
b. Apabila ada cara lain yang berbeda dari isi
pedoman ini, maka harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari MCAR.
- DISTRIBUSI
Buku
pedoman ini didistribusikan kepada karyawan staff yang berhubungan dengan
operasional mulai dari tingkat asisten sampai Top Management.
- Buku pedoman ini merupakan milik persuhaan yang bersifat penting dan rahasia. Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruhnya tanpa persetujuan tertulis dari MCAR.
- Karyawan yang berhenti dari perusahaan wajib mengembalikan buku pedoman ini ke atasan langsung.
5. PEMBAHARUAN
Pedoman
teknis budidaya tanaman kelapa sawit ini akan diperbaruhi apabila diperlukan.
Langganan:
Postingan (Atom)