Cari Blog Ini

Sabtu, 15 September 2012

S O L U S I

Jam KameraHarus ada suatu sistem yang mampu mengantisipasi sebagian besar penyebab permasalahan disebut dimuka. Dalam makalah ini hainya dibahas yang terkait dengan performance Estate yaitu suatu sistem yang mampu membantu : 1) Meningkatkan kualitas TBS dan Loose Fruit 2) Meningkatkan kecepatan dan kebersihan evakuasi TBS/Loose Fruit 3) Menekan Losses produksi di lapangan 4) Pengeluaran TBS dan Loose Fruit yang secepat-cepatnya, dalam jumlah yang mampu menjadi feeding unit angkut dan terkonsentrasi posisinya 5) Meningkatkan produktivitas unit transport 6) Berorganisasi pada penyelesaian hancak dan Blok By Blok pengerjaan 7) Menciptakan kemudahan dan ketajaman Supervisi serta mendorong tenaga panen menjadi lebih disiplin dengan produktivitas tinggi 8) Memudahkan perencanaan Road Maintenance dan alokasi transport 9) Menurunkan jumlah kebutuhan akan tenaga kerja skill dan terlatih (Land to Man ratio tenaga skill meningkat) dan membuka ruang untuk penerapan DOL Concept. TV Laptop

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERMASALAHAN PRODUKSI


1.           Mutu Palm Product
n Kualitas Pra dan Pasca proses di Mills
n Kualitas proses di Mills
n Kualitas TBS/Loose Fruit dari Estate

2.           Mutu TBS diterima PKS
n Kualitas potong buah di Estate
n Kualitas kutib berondolan di Estate
n Kecepatan dan kebersihan evakuasi TBS dan Loose Fruit dari Estate

3.           Penerimaan TBS/Brondolan per satuan waktu sangat fluktuatif
n In-Efisiensi transport TBS Estate
n TBS/Loose Fruit tidak serentak keluar dan tersebar pada beberapa blok panen.
n Kondisi jalan produksi utama belum siap dalam segala cuaca

4.           Waktu kosong penerimaan di Mills dibawah jam 12.00 siang.
n TBS dan Loose Fruit  terlambat dikeluarkan dalam jumlah yang memadai dari Blok panen.
n Kondisi jalan belum siap karena hujan

5.           Fluktuasi produksi kebun antar waktu  tajam
n Pengaruh pemupukan
n Pengaruh kecukupan air
n Pengaruh praktek prunning yang drastis pada waktu tertentu



6.           Produktivitas unit transport Estate rendah.
n Banyak waktu tunggu
n TBS/Loose Fruit tidak terkonsentrasi (lama waktu muat)

7.           Pusingan potong buah tidak stabil
n Output potong buah rendah
n Turn Over TK potong buah tinggi
n Disiplin penyelesaian hancak lemah

8.     Mutu hancak
n   Lemahnya Supervisi / QC
n   Spain Of Control terlalu lebar (tidak tajam)
n   Tingkat kesulitan menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diaturkan sistem cukup tinggi (ketergantungan sangat tinggi kepada dedikasi pelaksana tugas)
Jam Kamera
Pen Kamera

PROBLEM PRODUKSI PERKEBUNAN kELAPA SAWIT

1.     Mutu Palm Product
n  Tidak stabil dan fluktuatif
n  OER < 24 %
n  FFA > 3,5 %
n  KER < 4,5 %

2.     Mutu TBS diterima PKS
n  Persentasi TBS Unripe, Under Ripe dan Empty Bunch tinggi.
n  Persentasi Old Crop tinggi
n  Kontaminasi TBS/Brondolan oleh tanah, pasir, sampah, tinggi
n  Persentasi Brondolan diterima rendah
n  Freshness rendah

3.           Mutu Transportasi
n  Produktivitas unit transport kebun rendah (ton/hari/unit)
n  Terjadi waktu kosong penerimaan TBS/Brondolan dikirim dari estate, per satuan waktu sangat fluktuatif (varian; peak dengan rata-rata penerimaan sangat tinggi).
n  Terjadi waktu kosong penerimaan TBS/Brondolan fresh (panen hari ini) pada waktu dibawah jam 12.00 siang.

4.           Fluktuasi produksi TBS kebun (ada masa produksi peak dan produksi rendah yang cukup tajam).

5.           Pusingan potong buah tidak stabil (interval panjang atau jumlah pusingan per tahun dibawah target)

6.           Mutu hancak potong buah dibawah standard.
n Brondolan tidak terkutib tinggi
n Janjang matang tidak dipanen tinggi
n Ha/Pokok tidak dipanen tinggi
Pen Tablet Software islami ensiklopedi hadits kitab 9 imam berisi kumpulan hadits dan terjemah

Selasa, 11 September 2012

Pedoman Teknis Tanaman Kelapa Sawit I



PENDAHULUAN

  1. TUJUAN

      Sebagai pedoman umum untuk pihak operasional agronomi dalam melaksanakan kegiatan teknis budidaya kelapa sawit di seluruh perkebunan.

2.  WEWENANG MENGELUARKAN PEDOMAN TEKNIS
      Pedoman teknis budidaya ini disusun dan diterbitkan oleh Management Committee Agronomi and Research (MCAR)

3.  RUANG LINGKUP
      a.  Petunjuk-petunjuk di dalam pedoman ini wajib dilaksanakan. Jika ada hal yang kurang jelas agar meminta penjelasan dari atasan langsung yang bersangkutan.
      b.  Apabila ada cara lain yang berbeda dari isi pedoman ini, maka harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari MCAR.

  1. DISTRIBUSI
      Buku pedoman ini didistribusikan kepada karyawan staff yang berhubungan dengan operasional mulai dari tingkat asisten sampai Top   Management.
  1. Buku pedoman ini merupakan milik  persuhaan yang bersifat penting dan rahasia.  Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruhnya tanpa persetujuan tertulis dari MCAR.
  2. Karyawan yang berhenti dari perusahaan wajib mengembalikan buku pedoman ini ke atasan langsung.

5.   PEMBAHARUAN
      Pedoman teknis budidaya tanaman kelapa sawit ini akan diperbaruhi apabila diperlukan.










Jam Keren Klik Digital Gudang Sofware Klik Gudang Sofware Gudang Sofware Unik

Pengelolaaan Lahan Gambut

Klik Disini Jam Keren Klik Digital Gudang Sofware Klik Gudang Sofware Gudang Sofware Unik

Budaya Dan Etika Kebun

Klik Disini Jam Keren Gudang Sofware Kitab Hadis Digital

Dasar Kelapa Sawit